TypeOnsite Course
Seat0/0

PT Bank Muamalat Indonesia,Tbk, membutuhkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan analisis sekaligus monitoring pembiayaan bagi Divisi/Unit Retail & SME BANK, khususnya bagi para Account Managers (AM) dan Financing Risk Managers (FRM) yang adalah para praktisi pada divisi Bisnis dan Risk Management di SME & Retail Banking.

Pelatihan Practical Financing Analysis & Monitoring for Financing Risk Managers merupakan pembekalan dari sisi knowledge, namun pelatihan yang diharapkan tentunya adalah pelatihan yang dapat diaplikasikan di tugas dan pekerjaan masing-masing. Berangkat dari kebutuhan Bank tersebut, Edcore mengusulkan pembekalan pelatihan Financing Analysis Skill yang memfokuskan pada knowledge dan keahlian dibidang pembiayaan.

Peserta dibekali pengetahuan yang terstandarisasi mengenai seluk-beluk pembiayaan, mulai dari mengidentifikasi peluang pembiayaan, konsep accounting, pelaporan keuangan, analisa laporan keuangan dan perhitungan kebutuhan pembiayaan sampai dengan pengajuan rekomendasi dan struktur pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan calon debitur sekaligus terukur dari sisi kemampuan pembayaran kembali (repayment capacility). Selain itu peserta diberikan pedoman praktis bagi AM/FRM mengenai account monitoring/account management seperti dalam melakukan pemantauan kredit/fasilitas pembiayaan mulai dari pemantauan penarikan fasilitas, pencairan, penggunaan, pembayaran (repayment) dan seterusnya hingga fasilitas tersebut akhirnya lunas atau justru bertambah seiring dengan perkembangan bisnisnya.

Melalui kurikulum yang cukup lengkap secara konseptual namun juga praktikal

serta penyampaian oleh fasilitator yang berpengalaman sebagai praktisi sekaligus pengajar (trainer). Untuk itu EDCORE – yang didukung oleh fasilitator yang telah berpengalaman sebagai praktisi sekaligus pengajar di Bank-Bank Nasional (Pemerintah dan Swasta)

Sasaran:

  1. Melakukan identifikasi peluang pembiayaaan melalui pengenalan dan pemetaan kompetisi perbankan dengan pendekatan teritorial maupun industrial
  2. Melakukan pre assesment dalam bentuk validasi dan verifikasi awal karakter calon debitur, bidang bisnis/industri, sisi finansial dan collateral
  3. Mendapatkan kesamaan paradigma dalam prinsip akuntansi, pelaporan keuangan (neraca dan rugi laba) sebagai titik tolak analisis pembiayaan
  4. Melakukan analisa pembiayaan dari sisi kualitatif dan kuantitatif/ finansial, mulai dari melakukan analisis vertikal, horizontal dan rasio, menghitung kebutuhan modal kerja, melakukan proyeksi cash flow dan merekomendasikan jenis dan jumlah fasilitas yang sesuai serta menganalisa kemampuan memmbayar kembali
  5. Mampu melakukan account monitoring setelah fasilitas dicairkan/ di-disburse, memelihara kualitas kredit dan mengenali serta mencegah pembiayaan bermasalah (non performing financing)